IMM Sumut: Perseteruan Antar Jendral Tak Layak Dipertontokan

- 8 November 2022, 21:54 WIB
IMM Sumut: Perseteruan Antar Jendral Tak Layak Dipertontokan
IMM Sumut: Perseteruan Antar Jendral Tak Layak Dipertontokan /Istimewa

JURNAL MEDAN - Ketua Umum DPP IMM Sumut M Arifuddin Bone dengan tegas menyampaikan bahwa perseteruan sesama Jendral di tubuh Polri tidak layak untuk dipertontonkan kepada publik.

Termasuk kata M Arifuddin Bone terkait pernyataan atau pemberitaan yang tidak benar, hoax, dan fitnah yang ditujukan kepada Kabareskrim Polri.

M Arifuddin Bone mengatakan DPD IMM Sumut turut prihatin karena banyaknya beban yang datang kepada Polri.

Baca Juga: Jokowi Kirim Kode King Maker, Para Menteri Diberi Angin Segar Untuk Nyapres, Persaingan Harus Sehat

Lebih lanjut, M Arifuddin mengatakan bahwa ada saja oknum Polri yang membuat gaduh seperti melakukan kebohongan hingga membuat citra dan kredibilitas dari Polri yang dibangun oleh Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo.

Seperti hal kasus Ferdy Sambo beberapa waktu lalu hingga adanya video viral belakangan ini.

“Serta ancaman itu diberikan pak Brigjen dalam kondisi mabuk, sebagaimana yang beredar dalam video klarifikasi Ismail bolong,” tegas Arif.

Baca Juga: Profil Yusuf Mansur, Kawan Hary Tanoe yang Siap Terjun ke Politik Jadi Caleg Perindo

Arif berharap bahwa kejadian yang melibatkan petinggi Jendral tidak terjadi lagi karena bisa membuat heboh masyarakat.

Seperti yang diketahui telah beredar video dunia maya yang membuat heboh masyarakat, yakni salah satu oknum Polri berpangkat Aiptu yang bertugas di Polresta Samarinda Kalimantan Timur.

Dimana dalam video tersebut terlihat dirinya mengaku telah melakukan persekongkolan dengan pengusaha tambang ilegal dan menyetor uang miliaran setiap bulannya kepada Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto.

Baca Juga: Layanan Kereta Api di Denmark Berhenti Terkena Serangan Cyber, Aplikasi Diserang, Perjalanan Terhenti

Setelah viralnya video tersebut, bahwa dirinya melakukan klarifikasi dan mengaku dipaksa untuk menyampaikan hal tersebut oleh petinggi Mabes Polri yang berpangkat Brigjen dengan inisial HK.***

Editor: Ahmad Fiqi Purba


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah