Naskah Khutbah Jumat Singkat Padat, Ramadhan Akan Usai Namun Kita Jangan Lalai

- 28 April 2022, 13:56 WIB
Teks khutbah Jumat, Jangan lalai Ketika Ramadhan Berakhir
Teks khutbah Jumat, Jangan lalai Ketika Ramadhan Berakhir /Pixabay

Ibadah adalah tugas kita sebagai manusia setiap saat dan dalam keadaan apapun. Ibadah tidak hanya di bulan Ramadhan. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya),

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ

“Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku (saja)” (QS. Adz-Dzariyat: 56).

Baca Juga: Jadwal Pertandingan Cabor Futsal Sea Games 2021 : Timnas Indonesia vs Malaysia dan Vietnam vs Thailand

Maka janganlah menjadi orang yang hanya beribadah di bulan Ramadhan. Bisyr bin Harits Al Hafi rahimahullah mengatakan, “Segolongan orang yang mereka beribadah kepada Allah serta bersungguh-sungguh dalam beramal di bulan Ramadhan. Namun ketika Ramadhan berlalu, mereka pun meninggalkan ibadah. Sungguh mereka ini adalah seburuk-buruk orang. Mereka hanya mengenal Allah di bulan Ramadhan saja” (Miftahul Afkar, 2/283).

Selepas Ramadhan, jangan tinggalkan shalat 5 waktu. Karena shalat 5 waktu adalah kewajiban bagi setiap Muslim. Bahkan shalat 5 waktu adalah salah satu rukun Islam. Dari Ibnu Umar radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

بُنِيَ الإسْلامُ علَى خَمْسٍ، شَهادَةِ أنْ لا إلَهَ إلَّا اللَّهُ، وأنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ ورَسولُهُ، وإقامِ الصَّلاةِ، وإيتاءِ الزَّكاةِ، وحَجِّ البَيْتِ، وصَوْمِ رَمَضانَ

“Islam dibangun di atas 5 perkara: bersyahadat bahwa tiada sesembahan yang haq kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat (yang 5 waktu), membayar zakat, haji ke Baitullah dan puasa Ramadhan” (HR. Bukhari no.8, Muslim no. 16).

Bahkan shalat 5 waktu adalah identitas seorang Muslim. Seorang Muslim dikenal dengan shalat yang ia kerjakan. Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Pembeda bagi antara seorang (Muslim) dengan orang yang berbuat syirik dan kufur adalah meninggalkan shalat” (HR. Muslim no. 82).

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ الله الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْمِ

Halaman:

Editor: Ahmad Fiqi Purba


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah